CV.KUHANDA SEMESTA GROUP
Read more...
Featured Post 1 with Small Thumbnail
Featured Post 2 with Small Thumbnail
Featured Post 3 with Small Thumbnail
Featured Post 4 with Small Thumbnail
Title Featured Post 1
Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros...More
Title Featured Post 2
Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam...More
Title Featured Post 3
Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros...More
Title Featured Post 4
Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam...More
Welcome
Kami meyediakan perlengkapan kolam renang dan accessories kolam renang, seperti pump kolam, filter kolam dan vaccum cleaner set.Di dukung Vendor secara langsung sehingga kami bisa memberikan harga yang terjangkau dan lebih murah, sementara product supplier dan vendor yang mendukung kami adalah product hayward, Waterco, Emaux, pentair, Astral
_______________________________________________________________________________________
PRODUCT POPULER
_______________________________________________________________________________________
|
|
||||||||||||
Senin, 08 Maret 2010
Senin, 11 Januari 2010
SEKAPUR SIRIH
Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dosen khususnya yang mengajar mata kuliah Komunikasi Data teknik computer dan untuk semua anak Teknik Komputer kelompok satu yang telah meluangkan waktu dan memberi kami kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman,Buku ini adalah hasil kajian selama kurang lebih dua bulan. Konsep yang kami sajikan dalam buku ini merupakan hasil pemikiran,membaca dari buku, diskusi maupun sumber-sumber informasi dari internet.
Salah satu hal yang mendorong kami untuk merumuskan buku komunikasi data ini adalah tugas mata kuliah komunikasi data yang mana sebagai syarat untuk mengikuti ujian UAS semester Tiga, sehingga ini merupakan sumber belajara bersama Kami yang kami wujudkan sebuah buku yang berjudul Komunikasi Data.
Kami percaya bahwa konsep yang kami sajikan dalam buku ini masih jauh dari kesempurnaan. Hanya Tuhan yang mampu menciptakan kesempurnaan. Kami menerima dengan senang hati kritik,saran dan informasi penting baru yang dapat menyempurnakan buku Komunikasi Data ini.
Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pihak yang telah membantu kami menyelesaikan buku ini, khususnya tim kerja yang luar biasa dari mahasiswa dan mahasiswi teknik computer Bina Sarana Informatika. Kami berharap buku ini dapat bermanfaat untuk berkesinambungan di kemudian hari dan kiranya buku ini biasa menjawab permasalahan Komunikasi Data di kemudian hari.
Akhir kata, pelajari, amalkan dan ajarkan ilmu komunikasi data ini kepada banyak mahasiswa-mahasiswi dan kebanyak orang. Semoga tuhan menjadikan hidup ini lebih baik dan memudahkan Jalan menuju sukes dan kemuliaan hidup.
Jakarta, 11 Januari 2010
ATEcom-BSI
Anak Teknik Komputer Bina Sarana Informatika
Salah satu hal yang mendorong kami untuk merumuskan buku komunikasi data ini adalah tugas mata kuliah komunikasi data yang mana sebagai syarat untuk mengikuti ujian UAS semester Tiga, sehingga ini merupakan sumber belajara bersama Kami yang kami wujudkan sebuah buku yang berjudul Komunikasi Data.
Kami percaya bahwa konsep yang kami sajikan dalam buku ini masih jauh dari kesempurnaan. Hanya Tuhan yang mampu menciptakan kesempurnaan. Kami menerima dengan senang hati kritik,saran dan informasi penting baru yang dapat menyempurnakan buku Komunikasi Data ini.
Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pihak yang telah membantu kami menyelesaikan buku ini, khususnya tim kerja yang luar biasa dari mahasiswa dan mahasiswi teknik computer Bina Sarana Informatika. Kami berharap buku ini dapat bermanfaat untuk berkesinambungan di kemudian hari dan kiranya buku ini biasa menjawab permasalahan Komunikasi Data di kemudian hari.
Akhir kata, pelajari, amalkan dan ajarkan ilmu komunikasi data ini kepada banyak mahasiswa-mahasiswi dan kebanyak orang. Semoga tuhan menjadikan hidup ini lebih baik dan memudahkan Jalan menuju sukes dan kemuliaan hidup.
Jakarta, 11 Januari 2010
ATEcom-BSI
Anak Teknik Komputer Bina Sarana Informatika
BAB I PENDAHULUAN
Pertama kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer mulai berkembang pesat dan semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur di mana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan, universitas-univeristas, atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang komputer sudah dapat dimiliki secara pribadi seperti layaknya kita memiliki radio.
Mayoritas pemakai komputer terdapat di perusahaan-perusahaan atau kantor-kantor. Suatu perusahaan yang besar seringkali memiliki kantor-kantor cabang. Apabila suatu perusahaan yang mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien apabila setiap kali dilakukan pengolahan datanya harus dikirim ke pusat komputernya dengan cara manual. Perlu diperhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk menghasilkan informasi yang benar-benar handal, maka sedapat mungkin data yang dimasukkan benar-benar asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belum mengalami pengolahan dari tangan ke tangan.
Apabila demikian bagaimana dengan data yang akan dioleh berasal dari cabang-cabang yang tersebar di beberapa tempat yang jauh letaknya dari pusat komputer. Di sini pentingnya dibangun suatu sistem komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan data. Tetapi kenyataannya, dalam sirkulasi suatu sistem pengolahan data, pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian. Secara garis besar suatu sistem sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan data, pemrosesan, dan distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak dijumpai dari perusahaan-perusahaan justru dalam hal pengumpulan data dan distribusi data dan informasi untuk beberapa lokasi.
Pengertian Komunikasi Data
Komunikasi Data
Merupakan bagian dari Teknologi Informasi, dimana komputer melakukan pengiriman data berupa informasi yang disajikan olehisyarat digital biner terhadap komputer yang lain atau juga pengiriman data terhadap terminal.
Pengertian Komunikasi data berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal komputer ke terminal komputer lain. Data y ang dimaksud disini adalah sinyal-sinyal elektromagnetikyang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalahp eralatan untuk terminal suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner, plotter dan lain sebagainya.
Mengapa diperlukan suatu teknik komunikasi data antar komputer satu dengan komputer atau terminal yang lain. Salah satunya adalah sebagai berikut :
1. Adanya distributed processing , ini mutlak diperlukan jaringan sebagai sarana pertukaran data.
2. Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.
3. Biasanya lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih-lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.
4. Suatu organisasi yang mempunyai beberapa lokasi pengolahan data, data dari suatu lokasi pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke lokasi pengolahan lain yang kurang atau tidak sibuk.
Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam penggunaannya.
Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda yaitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data memberikan layanan komunikasi jarauk juah dengan sistem komputer.
1.1 Komunikasi dan Informasi
Komunikasi memegang peranan penting dalam kehidupan umat manusia, karena kita selalu terlibat dalam suatu bentuk dalam komunikasi tersebut misalnya
1. Percakapan antar individu (manusia)
2. Mengirim dan atau menerima surat
3. Percakapan melalui telepon
4. Menonton televise
5. Mendengarkan radio
Cara melakukan komunikasi misalnya dengan cara, gerak-gerik atau dengan lambang-lambang dalam bentuk gambar, sebelum ditemukan sinyal listrik, komunikasi jarak jauh dilakukan dengan menggunakan :
1. Bunyi-bunyian, tambur,kentongan,dll
2. Asap (suku Indian di amerika)
3. Binatang (merpati pos)
4. Kurir
5. Sinyal cahaya pada kapal laut
Bentuk-Bentuk Komunikasi Data
Suatu sistem komunikasi data dapat berbentuk offline communication system (sistem komunikasi offline) atau online communication system (system komunikasi online). Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut. Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah. Dalam hal ini bentuk komunikasi data pengartianya sangat luas bukan hanya terfokus pada satu bagian saja dalam kehidupan sehari-hari bias kita jumpai keadaan seperti kejadian diatas
1. Komunikasi Suara
Merupakan jenis komunikasi yang paling umum digunakan, komunikasi ini biasa kita jumpai sehari-hari, karena komunikasi masyarakat. Contoh dari komunikasi suara adalah :
1. Komunikasi siaran radio (radio broadcasting)
2. Komunikasi radio amatir
3. Komunikasi radio dua arah
4. Komunikasi radio antar penduduk (citizen band)
5. Komunikasi telepon.
2. Komunikasi Berita dan Gambar
Merupakan komunikasi berupa informasi berita tertulis ataupun gambar. Gambar yang dikirim berupa gambar hidup (video) ataupun gambar diam (statis). Contoh dari komunikasi berita dan gambar adalah :
1. Komunikasi Telegraf
2. Komunikasi telex
3. Komunikasi faximile
4. Komunikasi siaran televise
Komponen- Komponen Komunikasi Data
Pengirim
Pengirim adalah piranti yang mengirimkan data, misalnya peswat telepon,terminal, dll. Tugasnya adalah membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transisi.
Sumber Data
Pengertian sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital. Contoh dari transmisi adalah modem yaitu perangkat yang bertugas untuk membangkitkan digital bitstream dari PC sebagai sumber data mejadi analog yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon biasa menuju ke tujuan.
Media Transmisi
Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data daari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.
Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi. Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.
Penerima Data
Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi mnerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Perima merupakan suata alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer pe

Berikut ini penjelasan dari contoh komunikasi data tersebut
1. Source (Sumber).
Peralatan ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan Misalkan telepon dan PC (Personal Computer)
2. Transmiter (Pengirim).
Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmisi cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan. Sebagai contoh, sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC, dan menstransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat ditransmisikan melalui jaringan telepon.
3. Sistem Transmisi.
Berupa jalur transmisi tunggal atau jaringan kompleks yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan.
4. Receiver (Penerima).
Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.
5. Destination (Tujuan).
Menangkap data yang dihasilkan okeh receiver.
Kendala Komunikasi Data
a) Waktu tanggap system
Adalah ukuran kecepatan operasi Sistem. Pada Sejumlah Sistem, waktu tanggap yang cepat merupak an hal yang sangat penting. mengetik nomor identifikasi dan mengisikan jumlah uang yang akan diambil, pemakai pasti mengharapkan agar mesin ATM memberikan tanggapan dalam waktu singkat.
b) Throughput
Adalah ukuran beban dari sistem tersebut berupa presentase waktu yang diperlukan dalam mengirim sejumlah pesan melewati sambungan komunikasi data. Keluaran dari sistem harus setinggi mungkin agar pemakaian jalur dan terminal yang sangat mahal dapat diperoleh secara maksimum. Terminal-terminal harus dapat dioperasikan semudah mungkin untuk mengurangi faktor kesalahan manusia dan juga mempertinggi kecepatan operasi.
c) Manusia
Faktor manusia sangat penting diperhatikan. Khususnya di situasi terminal sering dipakai oleh pengguna yang tidak terlatih seperti mesin ATM. Kebanyakan jaringan komputer mempunyai sebuah komputer pusat/pengolah pusat (CPU) yang biasanya berupa sebuah komputer mainframe yang dihubungkan dengan sejumlah terminal atau komputer yang lain. Untuk komunikasi antar terminal yang saling berdekatan, dapat digunakan jaringan area lokal (Local Area Network=LAN). Untuk komunikasi antar terminal yang letaknya lebih jauh, dapat digunakan dedicated circuit, switched circuit melalui Jaringan Telepon Umum (PSTN), Jaringan Data Paket Umum (PSDN), Private Network
Dedicated Circuit
Setiap terminal selalu berhubungan ke CPU baik ada atau tidaknya kiriman data.
Switched Circuit
Sambungan fisik antara CPU dan terminal hanya dilakukan saat adanya pengiriman pesan. Saat Pesan diterima, sambungan akan terputus sehingga dapat melayani banyak terminal.
PSTN (Public Switched Telephone Network)
Adalah jaringan yang pertama kali dirancang untuk pengiriman isyarat suara dimana Komunikasi data jarak jauh dapat diteruskan secara keseluruhan atau sebagian lewat sejumlah kombinasi sambungan teristerial menggunakan kabel koaksial, serat optik, gelombang radio, atau memanfaatkan sistem satelit. Sistem telepon di Inggris menggunakan teknik digital melalui jaringan tetap biasa untuk mengirim isyarat dengan mengkonversi wujud digital menjadi suara melalui bantuan modem.
PSDN (Public Switched Data Network)
PSDN di Inggris disebut Switchstream oleh British Telecom (BT). Adalah jaringan yang menyediakan fasilitas data switching network berkecepatan tinggi sesuai dengan standar X25 dari ITU-T. Pengguna dapat mengatur waktu sambungan antara terminal dan CPU untuk mengirim data.
Fasilitas X25 yang tersedia untuk pengguna adalah:
a. Pengecekan kesalahan.
b. Sistem pengalamatan yang unik.
c. Pengubah kecepatan. Sehingga pengguna tidak menyadari adanya
perbedaan kecepatan antara terminal pemanggil dan yang dipanggil.
Kendala Komunikasi Data
a) Waktu tanggap system
Adalah ukuran kecepatan operasi Sistem. Pada Sejumlah Sistem, waktu tanggap yang cepat merupak an hal yang sangat penting. mengetik nomor identifikasi dan mengisikan jumlah uang yang akan diambil, pemakai pasti mengharapkan agar mesin ATM memberikan tanggapan dalam waktu singkat.
b) Throughput
Adalah ukuran beban dari sistem tersebut berupa presentase waktu yang diperlukan dalam mengirim sejumlah pesan melewati sambungan komunikasi data. Keluaran dari sistem harus setinggi mungkin agar pemakaian jalur dan terminal yang sangat mahal dapat diperoleh secara maksimum. Terminal-terminal harus dapat dioperasikan semudah mungkin untuk mengurangi faktor kesalahan manusia dan juga mempertinggi kecepatan operasi.
c) Manusia
Faktor manusia sangat penting diperhatikan. Khususnya di situasi terminal sering dipakai oleh pengguna yang tidak terlatih seperti mesin ATM. Kebanyakan jaringan komputer mempunyai sebuah komputer pusat/pengolah pusat (CPU) yang biasanya berupa sebuah komputer mainframe yang dihubungkan dengan sejumlah terminal atau komputer yang lain. Untuk komunikasi antar terminal yang saling berdekatan, dapat digunakan jaringan area lokal (Local Area Network=LAN). Untuk komunikasi antar terminal yang letaknya lebih jauh, dapat digunakan dedicated circuit, switched circuit melalui Jaringan Telepon Umum (PSTN), Jaringan Data Paket Umum (PSDN), Private Network
Dedicated Circuit
Setiap terminal selalu berhubungan ke CPU baik ada atau tidaknya kiriman data.
Switched Circuit
Sambungan fisik antara CPU dan terminal hanya dilakukan saat adanya pengiriman pesan. Saat Pesan diterima, sambungan akan terputus sehingga dapat melayani banyak terminal.
PSTN (Public Switched Telephone Network)
Adalah jaringan yang pertama kali dirancang untuk pengiriman isyarat suara dimana Komunikasi data jarak jauh dapat diteruskan secara keseluruhan atau sebagian lewat sejumlah kombinasi sambungan teristerial menggunakan kabel koaksial, serat optik, gelombang radio, atau memanfaatkan sistem satelit. Sistem telepon di Inggris menggunakan teknik digital melalui jaringan tetap biasa untuk mengirim isyarat dengan mengkonversi wujud digital menjadi suara melalui bantuan modem.
PSDN (Public Switched Data Network)
PSDN di Inggris disebut Switchstream oleh British Telecom (BT). Adalah jaringan yang menyediakan fasilitas data switching network berkecepatan tinggi sesuai dengan standar X25 dari ITU-T. Pengguna dapat mengatur waktu sambungan antara terminal dan CPU untuk mengirim data.
Fasilitas X25 yang tersedia untuk pengguna adalah:
a. Pengecekan kesalahan.
b. Sistem pengalamatan yang unik.
c. Pengubah kecepatan. Sehingga pengguna tidak menyadari adanya
perbedaan kecepatan antara terminal pemanggil dan yang dipanggil
Mayoritas pemakai komputer terdapat di perusahaan-perusahaan atau kantor-kantor. Suatu perusahaan yang besar seringkali memiliki kantor-kantor cabang. Apabila suatu perusahaan yang mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien apabila setiap kali dilakukan pengolahan datanya harus dikirim ke pusat komputernya dengan cara manual. Perlu diperhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk menghasilkan informasi yang benar-benar handal, maka sedapat mungkin data yang dimasukkan benar-benar asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belum mengalami pengolahan dari tangan ke tangan.
Apabila demikian bagaimana dengan data yang akan dioleh berasal dari cabang-cabang yang tersebar di beberapa tempat yang jauh letaknya dari pusat komputer. Di sini pentingnya dibangun suatu sistem komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan data. Tetapi kenyataannya, dalam sirkulasi suatu sistem pengolahan data, pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian. Secara garis besar suatu sistem sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan data, pemrosesan, dan distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak dijumpai dari perusahaan-perusahaan justru dalam hal pengumpulan data dan distribusi data dan informasi untuk beberapa lokasi.
Pengertian Komunikasi Data
Komunikasi Data
Merupakan bagian dari Teknologi Informasi, dimana komputer melakukan pengiriman data berupa informasi yang disajikan olehisyarat digital biner terhadap komputer yang lain atau juga pengiriman data terhadap terminal.
Pengertian Komunikasi data berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal komputer ke terminal komputer lain. Data y ang dimaksud disini adalah sinyal-sinyal elektromagnetikyang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalahp eralatan untuk terminal suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner, plotter dan lain sebagainya.
Mengapa diperlukan suatu teknik komunikasi data antar komputer satu dengan komputer atau terminal yang lain. Salah satunya adalah sebagai berikut :
1. Adanya distributed processing , ini mutlak diperlukan jaringan sebagai sarana pertukaran data.
2. Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.
3. Biasanya lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih-lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.
4. Suatu organisasi yang mempunyai beberapa lokasi pengolahan data, data dari suatu lokasi pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke lokasi pengolahan lain yang kurang atau tidak sibuk.
Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam penggunaannya.
Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda yaitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data memberikan layanan komunikasi jarauk juah dengan sistem komputer.
1.1 Komunikasi dan Informasi
Komunikasi memegang peranan penting dalam kehidupan umat manusia, karena kita selalu terlibat dalam suatu bentuk dalam komunikasi tersebut misalnya
1. Percakapan antar individu (manusia)
2. Mengirim dan atau menerima surat
3. Percakapan melalui telepon
4. Menonton televise
5. Mendengarkan radio
Cara melakukan komunikasi misalnya dengan cara, gerak-gerik atau dengan lambang-lambang dalam bentuk gambar, sebelum ditemukan sinyal listrik, komunikasi jarak jauh dilakukan dengan menggunakan :
1. Bunyi-bunyian, tambur,kentongan,dll
2. Asap (suku Indian di amerika)
3. Binatang (merpati pos)
4. Kurir
5. Sinyal cahaya pada kapal laut
Bentuk-Bentuk Komunikasi Data
Suatu sistem komunikasi data dapat berbentuk offline communication system (sistem komunikasi offline) atau online communication system (system komunikasi online). Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut. Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah. Dalam hal ini bentuk komunikasi data pengartianya sangat luas bukan hanya terfokus pada satu bagian saja dalam kehidupan sehari-hari bias kita jumpai keadaan seperti kejadian diatas
1. Komunikasi Suara
Merupakan jenis komunikasi yang paling umum digunakan, komunikasi ini biasa kita jumpai sehari-hari, karena komunikasi masyarakat. Contoh dari komunikasi suara adalah :
1. Komunikasi siaran radio (radio broadcasting)
2. Komunikasi radio amatir
3. Komunikasi radio dua arah
4. Komunikasi radio antar penduduk (citizen band)
5. Komunikasi telepon.
2. Komunikasi Berita dan Gambar
Merupakan komunikasi berupa informasi berita tertulis ataupun gambar. Gambar yang dikirim berupa gambar hidup (video) ataupun gambar diam (statis). Contoh dari komunikasi berita dan gambar adalah :
1. Komunikasi Telegraf
2. Komunikasi telex
3. Komunikasi faximile
4. Komunikasi siaran televise
Komponen- Komponen Komunikasi Data
Pengirim
Pengirim adalah piranti yang mengirimkan data, misalnya peswat telepon,terminal, dll. Tugasnya adalah membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transisi.
Sumber Data
Pengertian sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital. Contoh dari transmisi adalah modem yaitu perangkat yang bertugas untuk membangkitkan digital bitstream dari PC sebagai sumber data mejadi analog yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon biasa menuju ke tujuan.
Media Transmisi
Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data daari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.
Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi. Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.
Penerima Data
Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi mnerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Perima merupakan suata alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer pe

Berikut ini penjelasan dari contoh komunikasi data tersebut
1. Source (Sumber).
Peralatan ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan Misalkan telepon dan PC (Personal Computer)
2. Transmiter (Pengirim).
Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmisi cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan. Sebagai contoh, sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC, dan menstransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat ditransmisikan melalui jaringan telepon.
3. Sistem Transmisi.
Berupa jalur transmisi tunggal atau jaringan kompleks yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan.
4. Receiver (Penerima).
Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.
5. Destination (Tujuan).
Menangkap data yang dihasilkan okeh receiver.
Kendala Komunikasi Data
a) Waktu tanggap system
Adalah ukuran kecepatan operasi Sistem. Pada Sejumlah Sistem, waktu tanggap yang cepat merupak an hal yang sangat penting. mengetik nomor identifikasi dan mengisikan jumlah uang yang akan diambil, pemakai pasti mengharapkan agar mesin ATM memberikan tanggapan dalam waktu singkat.
b) Throughput
Adalah ukuran beban dari sistem tersebut berupa presentase waktu yang diperlukan dalam mengirim sejumlah pesan melewati sambungan komunikasi data. Keluaran dari sistem harus setinggi mungkin agar pemakaian jalur dan terminal yang sangat mahal dapat diperoleh secara maksimum. Terminal-terminal harus dapat dioperasikan semudah mungkin untuk mengurangi faktor kesalahan manusia dan juga mempertinggi kecepatan operasi.
c) Manusia
Faktor manusia sangat penting diperhatikan. Khususnya di situasi terminal sering dipakai oleh pengguna yang tidak terlatih seperti mesin ATM. Kebanyakan jaringan komputer mempunyai sebuah komputer pusat/pengolah pusat (CPU) yang biasanya berupa sebuah komputer mainframe yang dihubungkan dengan sejumlah terminal atau komputer yang lain. Untuk komunikasi antar terminal yang saling berdekatan, dapat digunakan jaringan area lokal (Local Area Network=LAN). Untuk komunikasi antar terminal yang letaknya lebih jauh, dapat digunakan dedicated circuit, switched circuit melalui Jaringan Telepon Umum (PSTN), Jaringan Data Paket Umum (PSDN), Private Network
Dedicated Circuit
Setiap terminal selalu berhubungan ke CPU baik ada atau tidaknya kiriman data.
Switched Circuit
Sambungan fisik antara CPU dan terminal hanya dilakukan saat adanya pengiriman pesan. Saat Pesan diterima, sambungan akan terputus sehingga dapat melayani banyak terminal.
PSTN (Public Switched Telephone Network)
Adalah jaringan yang pertama kali dirancang untuk pengiriman isyarat suara dimana Komunikasi data jarak jauh dapat diteruskan secara keseluruhan atau sebagian lewat sejumlah kombinasi sambungan teristerial menggunakan kabel koaksial, serat optik, gelombang radio, atau memanfaatkan sistem satelit. Sistem telepon di Inggris menggunakan teknik digital melalui jaringan tetap biasa untuk mengirim isyarat dengan mengkonversi wujud digital menjadi suara melalui bantuan modem.
PSDN (Public Switched Data Network)
PSDN di Inggris disebut Switchstream oleh British Telecom (BT). Adalah jaringan yang menyediakan fasilitas data switching network berkecepatan tinggi sesuai dengan standar X25 dari ITU-T. Pengguna dapat mengatur waktu sambungan antara terminal dan CPU untuk mengirim data.
Fasilitas X25 yang tersedia untuk pengguna adalah:
a. Pengecekan kesalahan.
b. Sistem pengalamatan yang unik.
c. Pengubah kecepatan. Sehingga pengguna tidak menyadari adanya
perbedaan kecepatan antara terminal pemanggil dan yang dipanggil.
Kendala Komunikasi Data
a) Waktu tanggap system
Adalah ukuran kecepatan operasi Sistem. Pada Sejumlah Sistem, waktu tanggap yang cepat merupak an hal yang sangat penting. mengetik nomor identifikasi dan mengisikan jumlah uang yang akan diambil, pemakai pasti mengharapkan agar mesin ATM memberikan tanggapan dalam waktu singkat.
b) Throughput
Adalah ukuran beban dari sistem tersebut berupa presentase waktu yang diperlukan dalam mengirim sejumlah pesan melewati sambungan komunikasi data. Keluaran dari sistem harus setinggi mungkin agar pemakaian jalur dan terminal yang sangat mahal dapat diperoleh secara maksimum. Terminal-terminal harus dapat dioperasikan semudah mungkin untuk mengurangi faktor kesalahan manusia dan juga mempertinggi kecepatan operasi.
c) Manusia
Faktor manusia sangat penting diperhatikan. Khususnya di situasi terminal sering dipakai oleh pengguna yang tidak terlatih seperti mesin ATM. Kebanyakan jaringan komputer mempunyai sebuah komputer pusat/pengolah pusat (CPU) yang biasanya berupa sebuah komputer mainframe yang dihubungkan dengan sejumlah terminal atau komputer yang lain. Untuk komunikasi antar terminal yang saling berdekatan, dapat digunakan jaringan area lokal (Local Area Network=LAN). Untuk komunikasi antar terminal yang letaknya lebih jauh, dapat digunakan dedicated circuit, switched circuit melalui Jaringan Telepon Umum (PSTN), Jaringan Data Paket Umum (PSDN), Private Network
Dedicated Circuit
Setiap terminal selalu berhubungan ke CPU baik ada atau tidaknya kiriman data.
Switched Circuit
Sambungan fisik antara CPU dan terminal hanya dilakukan saat adanya pengiriman pesan. Saat Pesan diterima, sambungan akan terputus sehingga dapat melayani banyak terminal.
PSTN (Public Switched Telephone Network)
Adalah jaringan yang pertama kali dirancang untuk pengiriman isyarat suara dimana Komunikasi data jarak jauh dapat diteruskan secara keseluruhan atau sebagian lewat sejumlah kombinasi sambungan teristerial menggunakan kabel koaksial, serat optik, gelombang radio, atau memanfaatkan sistem satelit. Sistem telepon di Inggris menggunakan teknik digital melalui jaringan tetap biasa untuk mengirim isyarat dengan mengkonversi wujud digital menjadi suara melalui bantuan modem.
PSDN (Public Switched Data Network)
PSDN di Inggris disebut Switchstream oleh British Telecom (BT). Adalah jaringan yang menyediakan fasilitas data switching network berkecepatan tinggi sesuai dengan standar X25 dari ITU-T. Pengguna dapat mengatur waktu sambungan antara terminal dan CPU untuk mengirim data.
Fasilitas X25 yang tersedia untuk pengguna adalah:
a. Pengecekan kesalahan.
b. Sistem pengalamatan yang unik.
c. Pengubah kecepatan. Sehingga pengguna tidak menyadari adanya
perbedaan kecepatan antara terminal pemanggil dan yang dipanggil
BAB II TEORI DASAR KOMUNIKASI DATA
Telekomunikasi dan Pengolahan data
Komunikasi data merupakan gabungan 2 macam tehnik yaitu :
1.Tehnik Telekomunikasi
2.Tehnik Pengolahan data
Tehnik Telekomunikasi
Tehnik Telekomunikasi adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan penyampaian informasi
Tehnik Pengolahan data
Tehnik Pengolahan data adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan manipulasi satu pengolahan data seperti : entry edit, delete, searching. Secara umum komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman data (informasi) yang lebih diubah kedalam suatu kode-kode tertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektro optic dari suatu titik ke titik yang lain ( dari pengirim ke penerima )
Sistem Komunikasi Off line.
Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Seperti pada Gambar 4.3, di mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, datadisimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.
Peralatan-peralatan yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain:
1. Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.
2. Jalur komunikasi
Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti : telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.
3. Modem
Model adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
Sistem Komunikasi On line.
Pada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal komputer bisa langsung diperoleh, langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan.
Sistem Komunikasi On line ini dapat berupa:
1. Realtime system
2. Batch Processing system
3. Time sharing system
4. Distributed data processing system
Realtime system
Suatu realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudia mengirimkan kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga.American Airlines merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu dapat memesan tiket untuk suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya kurang dari 15 detik, hanya sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat duduk di pesawat atau tidak.
Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat. Pada realtime system, merupakan komunikasi data dengan kecepatan tinggi. Kebutuhan informasi harus dapat dipenuhi pada saat yang sama atau dalam waktu seketika itu juga. Pada sistem ini proses dilakukan dalam hitungan beberapa detik saja, sehingga diperlukan jalur komunikasi yang cepat, sistem pengolahan yang cepat serta sistem memori dan penampungan atau buffer yang sangat besar.
Penggunaan sistem ini memerlukan suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemrograman, hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan sebagai database adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolah secara direct access (akses langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini
Perbedaan Sinyal Analog Dengan Digital Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. noise mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki phase tiga variable dasar, yaitu :
Amplitudo
Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
Frekuensi
Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
Phase
Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh , tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk 1 sebuah bit adalah 2 buah (2 ). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 2 (2 ), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang n terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2 buah.

Sinyal dgital
Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam penggunaannya. Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda y aitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data memberikan layanan komunikasi jarauk juah dengan sistem komputer.
CCITT (Consultative Committee International Telephony and Telegraphy)
yang sekarang dikenal dengan ITU-T (International Telecommunication Union
Telephony) menyebut terminal sebagai Peranti Terminal Data (Data Terminal
Equipment = DTE)
Jenis Komputer dalam dalam suatu jaringan data terdiri dari satu atau lebih komputer mainframe atau host komputer, komputer-komputer mini dan komputer mikro atau komputer pribadi. Terminal - terminal yang paling sering digunakan antara lain
• Disk drive
• Pencetak
• Plotter
• Layar Monitor
• Keyboard
Selain harus berkomunikasi dengan terminal-terminal lokal / peranti peripheral, komputer harus mampu berkomunikasi dengan komputer/terminal lain yang terpisah cukup jauh. Pada tahun-tahun terakhir, aplikasi komunikasi data menjadi lebih umum, termasuk diantaranya :
a) Pengecekan kartu kredit secara online.
b) Pemindahan dana dari satu bank ke bank lain secara elektronis.
c) Mesin Pembayaran otomatis (automatic telling machines = ATM).
d) Sistem penjualan elektronis (pembelian barang yang secara otomatis
ditangani oleh rekening bank).
e) e-mail
f) Sistem Teks Video seperti Prestel
g) Sistem Faksimil
Time sharing system
Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai
Salah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya ditempatk an pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat melalui papan ketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang baru saja dilakukan.
Distributed data processing system
Distributed data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan seitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem. Setiap lokasi menggunakan komputer yang lebih kecil dari komputer pusat dan mempunyai simpanan luar sendiri serta dapat melakukan pengolahan data sendiri. Pekerjaan yang terlalu besar yang tidak dapat dioleh di tempat sendiri, dapat diambil dari komputer pusat.
DTMF (Dual Tone Multiple Frequencys)
Telpon PSTN maupun handphone saat ini menggunakan sistem yang dikenal secara umum disebut DTMF yaitu dual tone multiple frequencys. Telephon PSTN pada umumnya memiliki 10 buah tombol ditambah * dan # jadi jumlahnya adalah 12. sebenarnya disamping 12 angka dan simbol tersebut masih ada 4 huruf yang bisa kita letakan disana katakanlah A, B, C dan D. Jadi semuanya terdapat 16 tombol. Di dalam komunikasi ke enambelas tombol tersebut dikirimkan dengan 2 frekwensi yang berbeda. Satu frekwensi masuk ke dalam grup frekwensi tinggi dan satu frekwensi lagi masuk ke dalam grup frekwensi rendah. Masing masing grup memiliki 4 macam variasi (nilai frekwensi) sinyal sehingga dengan 2 grup fekwensi tadi dapat di kodekan 16 (4 pangkat 2) macam simbol. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 1. Frekwensi dan simbol yang di wakili

Gambar 1. Tabel frekwensi DTMF (Sumber www.dtmf.org)
Dari tabel 1 dapat di baca bahwa setiap penekanan tombol di pesawat telepon, telpon akan membangkitkan dua nada (tone) yaitu nada berfrekwensi tinggi dan satu nada berfrekwensi rendah. Kedua sinyal tersebut dikirimkan ke penerima. Dengan cara melakukan penguraian (decoding) terhadap kedua sinyal tadi maka penerima dapat mendeteksi tombol tombol apa saja yang ditekan oleh lawan bicaranya. Sifat inilah yang akan digunakan untuk membangun aplikasi perespon telepon menggunakan peranti elektronik, yaitu interface dan komputer.
Rangkaian DTMF Decoder
Untuk menangkap tombol apa yang ditekan oleh penelepon maka peranti pertama yang harus disediakan adalah peranti yang bertugas mendeteksi sinyal apa yang dikirimkan. Jika sinyal yang dikirimkan bukan sinyal bicara melainkan sinyal yang dikarenakan penekanan tombol telepon maka dapat digunakan tabel 1 untuk melakukan pendekode-an. Untuk itu diperlukan sebuah rangkaian elektronik yang mendapat masukan dari kabel telepon dan keluaran bilangan hasil pendekodean sinyal tersebut.
Jika dilihat tombol tombol yang di kodekan ada 16 buah, digunakan 2 buah nada dengan variasi nilai masing masing nada 4 nilai. Keluaran dari rangkaian ini yang diharapkan adalah bilangan biner 4 digit. Dari tabel 1 dapat di buat tabel 2 dibawah ini yang menunjukan konversi masukan menjadi keluaran. Karena ada 16 buah keluaran sebetulnya keluran ini jika dilambangkan dengan bilangan biner dapat diwakili dengan 4 bit bilangan biner dari 0000 sampai dengan 1111.
Tabel 2. Fungsi Transfer dari input menjadi output

Untuk keperluan mendekode masukan tersebut diperlukan sebuah peranti elektronika dengan masukan sinyal telepon dan keluaran logika 4 bit. Untuk keperluan ini dapat digunakan salah satu produk IC Dual Tone Multiple Frquencies Dekoder yaitu MT8770 produk MITEL

gambar 1. Diagram blok IC MT8770
Tabel 3 Daftar Keluaran Hasil Dekode sinyal IC MT8770 :

H = Logika High
L = Logika Low
X = tidak diperhatikan
Z = Impedansi Tinggi
1 = Logika 1 standar TTL
0 = Logika 0 Standar TTL
Interfacing Rangkaian DTMF decoder dengan Komputer
Untuk membuat interface ke komputer agar dapat dibuat sebuah aplikasi mesin penjawab telepon digunakan rangkaian dengan komponen utama IC MT8770. Keluaran dari IC MT8770 akan diablil empat digit dari Q1 sampai Q3 di alirkan melalui port paralel. Masukan melalui port paralel ini akan ditangkap sebagai bilangan biner 0000 sampai dengan 1111. Jeda masukan melalui port paralel satu ke berikutnya diberikan jeda (delay) minimal. Masukan dari port paralel kemudian ditangkap oleh sebuah program untuk mengartikan tombol yang ditekan. Contoh program untuk mendekodekan dalam bahasa C adalah sebagai berikut :
Program 1 DTMF Decoder
#include
#include
#include
#include
#define BITS 0xFF00
#define NOISE 0 /* enable noise shaper */
#define TON 0.100 /* tone duration */
#define TOFF 0.100 /* silence duration */
#define RAMP 0.002 /* tone rise and fall time */
#define RATE 11025.0 /* sample rate */
#define numberof(n) (sizeof(n)/sizeof(*n))
struct
{
char letter;
double f1, f2;
} button[] =
{
{'1', 697, 1209},
{'2', 697, 1336},
{'3', 697, 1477},
{'A', 697, 1633},
{'4', 770, 1209},
{'5', 770, 1336},
{'6', 770, 1477},
{'B', 770, 1633},
{'7', 852, 1209},
{'8', 852, 1336},
{'9', 852, 1477},
{'C', 852, 1633},
{'*', 941, 1209},
{'0', 941, 1336},
{'#', 941, 1477},
{'D', 941, 1633},
{'X', 20, 20},
{'Y', 100, 100},
{'Z', 500, 500},
};
int main(void)
{
double t, v=0;
char c;
int value=0, n;
FILE *fout;
puts("Press 123A456B789C*0#D to digitize DTMF-tones to file. Fs=11025. ESC quits.");
fout = fopen("x", "wb");
while (1)
{
c = toupper(getch());
if (c == 0x1B)
break;
for (n=0; n {
if (c==button[n].letter)
{
putchar(c);
for (t=0.0; t {
v = sin(2*M_PI*button[n].f1*t) + sin(2*M_PI*button[n].f2*t);
if (t v *= t/RAMP; /* See Note Below */
if (t>TON-RAMP) /* See Note Below */
v *= (TON-t)/RAMP; /* See Note Below */
#if NOISE
value = floor(v*(BITS/4)+BITS/2) + (value&~BITS);
#else
value = floor(v*16383+32768.5);
#endif
fputc((value&BITS)>>8, fout);
}
for (t=0.0; t fputc(0x80, fout);
}
}
}
putchar('\n');
fclose(fout);
return 0;
}
v *= (TON-t)/RAMP;
#if NOISE
value = floor(v*(BITS/4)+BITS/2) + (value&~BITS);
#else
value = floor(v*16383+32768.5);
#endif
fputc((value&BITS)>>8, fout);
}
for (t=0.0; t fputc(0x80, fout);
}
}
}
putchar('\n');
fclose(fout);
return 0;
}
Bandwidth
Bandwidth dalam komunikasi data adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi dalam rentang tertentu. Sebagai contoh : line telepon memiliki bandwidth 3000Hz (hertz) yang merupakan rentang antara frekuensi tertinggi (3300Hz) dan frekuensi terendah (300Hz) yang dapat dilewati oleh line telepon ini.Besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.
Dikenal juga dengan perbedaan atau interval, antara batas teratas dan terbawah dari suatu frekuensi gelombang transmisi dalam suatu kanal komunikasi. Satuan yang digunakan Hertz untuk sirkuit analog dan detik dalam satuan digital. Jalur lebar analog diukur dalam unit Hertz (Hz) atau kitaran second. Jalur lebar digital pula merujuk kepada jumlah atau volume data yang dilewatkan melalui satu saluran komunikasi yang diukur dalam unit bit per second (bps) tanpa melibatkan gangguan. Istilah lebar jalur (bandwith) sepatutnya tidak dikelirukan dengan istilah jalur (band), seperti pada telepon tanpa kabel, contohnya beroperasi pada jalur 800MMHz. Lebar jalur ialah ruang yang digunakan pada jalur tersebut. Dalam komunikasi tanpa wayar, ukuran atau lebar jalur salurannya memberi kesan kepada transmisi. Sejumlah data yang mengalir melalui satu saluran sempit mengambil masa yang lebih lama berbanding sejumlah data yang sama apabila mengalir menerusi satu saluran yang lebih lebar.
Samakah Bandwidth dengan kecepatan?
Jawabannya: Bandwidth dengan kecepatan itu berbeda.
Mari kita lihat sebagai berikut. Informasi dialirkan melalui berbagai media. Misalnya kita pilih kabel sebagai media. Sehingga informasi dialirkan melalui kabel tersebut. Karena informasi bisa “dialirkan” melalui kabel, kita bisa mengasumsikan kabel ini sebagai pipa tempat informasi disalurkan. Nah, bandwidth seperti diungkapkan di atas adalah kemampuan maksimum dari pipa untuk mengalirkan data dalam waktu satu detik. Sedangkan kecepatan, adalah jarak yang ditempuh dari suatu satuan waktu, misalnya dalam satu detik.
Misalnya server anda terhubung melalui kabel telepon anda menghubungkan terhubung dengan modem ke Internet Service Provider (ISP) dengan bandwidth 56kbps.
Komunikasi data merupakan gabungan 2 macam tehnik yaitu :
1.Tehnik Telekomunikasi
2.Tehnik Pengolahan data
Tehnik Telekomunikasi
Tehnik Telekomunikasi adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan penyampaian informasi
Tehnik Pengolahan data
Tehnik Pengolahan data adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan manipulasi satu pengolahan data seperti : entry edit, delete, searching. Secara umum komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman data (informasi) yang lebih diubah kedalam suatu kode-kode tertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektro optic dari suatu titik ke titik yang lain ( dari pengirim ke penerima )
Sistem Komunikasi Off line.
Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Seperti pada Gambar 4.3, di mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, datadisimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.
Peralatan-peralatan yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain:
1. Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.
2. Jalur komunikasi
Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti : telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.
3. Modem
Model adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
Sistem Komunikasi On line.
Pada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal komputer bisa langsung diperoleh, langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan.
Sistem Komunikasi On line ini dapat berupa:
1. Realtime system
2. Batch Processing system
3. Time sharing system
4. Distributed data processing system
Realtime system
Suatu realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudia mengirimkan kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga.American Airlines merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu dapat memesan tiket untuk suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya kurang dari 15 detik, hanya sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat duduk di pesawat atau tidak.
Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat. Pada realtime system, merupakan komunikasi data dengan kecepatan tinggi. Kebutuhan informasi harus dapat dipenuhi pada saat yang sama atau dalam waktu seketika itu juga. Pada sistem ini proses dilakukan dalam hitungan beberapa detik saja, sehingga diperlukan jalur komunikasi yang cepat, sistem pengolahan yang cepat serta sistem memori dan penampungan atau buffer yang sangat besar.
Penggunaan sistem ini memerlukan suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemrograman, hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan sebagai database adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolah secara direct access (akses langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini
Perbedaan Sinyal Analog Dengan Digital Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. noise mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki phase tiga variable dasar, yaitu :
Amplitudo
Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
Frekuensi
Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
Phase
Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh , tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk 1 sebuah bit adalah 2 buah (2 ). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 2 (2 ), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang n terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2 buah.

Sinyal dgital
Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam penggunaannya. Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda y aitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data memberikan layanan komunikasi jarauk juah dengan sistem komputer.
CCITT (Consultative Committee International Telephony and Telegraphy)
yang sekarang dikenal dengan ITU-T (International Telecommunication Union
Telephony) menyebut terminal sebagai Peranti Terminal Data (Data Terminal
Equipment = DTE)
Jenis Komputer dalam dalam suatu jaringan data terdiri dari satu atau lebih komputer mainframe atau host komputer, komputer-komputer mini dan komputer mikro atau komputer pribadi. Terminal - terminal yang paling sering digunakan antara lain
• Disk drive
• Pencetak
• Plotter
• Layar Monitor
• Keyboard
Selain harus berkomunikasi dengan terminal-terminal lokal / peranti peripheral, komputer harus mampu berkomunikasi dengan komputer/terminal lain yang terpisah cukup jauh. Pada tahun-tahun terakhir, aplikasi komunikasi data menjadi lebih umum, termasuk diantaranya :
a) Pengecekan kartu kredit secara online.
b) Pemindahan dana dari satu bank ke bank lain secara elektronis.
c) Mesin Pembayaran otomatis (automatic telling machines = ATM).
d) Sistem penjualan elektronis (pembelian barang yang secara otomatis
ditangani oleh rekening bank).
e) e-mail
f) Sistem Teks Video seperti Prestel
g) Sistem Faksimil
Time sharing system
Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai
Salah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya ditempatk an pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat melalui papan ketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang baru saja dilakukan.
Distributed data processing system
Distributed data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan seitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem. Setiap lokasi menggunakan komputer yang lebih kecil dari komputer pusat dan mempunyai simpanan luar sendiri serta dapat melakukan pengolahan data sendiri. Pekerjaan yang terlalu besar yang tidak dapat dioleh di tempat sendiri, dapat diambil dari komputer pusat.
DTMF (Dual Tone Multiple Frequencys)
Telpon PSTN maupun handphone saat ini menggunakan sistem yang dikenal secara umum disebut DTMF yaitu dual tone multiple frequencys. Telephon PSTN pada umumnya memiliki 10 buah tombol ditambah * dan # jadi jumlahnya adalah 12. sebenarnya disamping 12 angka dan simbol tersebut masih ada 4 huruf yang bisa kita letakan disana katakanlah A, B, C dan D. Jadi semuanya terdapat 16 tombol. Di dalam komunikasi ke enambelas tombol tersebut dikirimkan dengan 2 frekwensi yang berbeda. Satu frekwensi masuk ke dalam grup frekwensi tinggi dan satu frekwensi lagi masuk ke dalam grup frekwensi rendah. Masing masing grup memiliki 4 macam variasi (nilai frekwensi) sinyal sehingga dengan 2 grup fekwensi tadi dapat di kodekan 16 (4 pangkat 2) macam simbol. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 1. Frekwensi dan simbol yang di wakili

Gambar 1. Tabel frekwensi DTMF (Sumber www.dtmf.org)
Dari tabel 1 dapat di baca bahwa setiap penekanan tombol di pesawat telepon, telpon akan membangkitkan dua nada (tone) yaitu nada berfrekwensi tinggi dan satu nada berfrekwensi rendah. Kedua sinyal tersebut dikirimkan ke penerima. Dengan cara melakukan penguraian (decoding) terhadap kedua sinyal tadi maka penerima dapat mendeteksi tombol tombol apa saja yang ditekan oleh lawan bicaranya. Sifat inilah yang akan digunakan untuk membangun aplikasi perespon telepon menggunakan peranti elektronik, yaitu interface dan komputer.
Rangkaian DTMF Decoder
Untuk menangkap tombol apa yang ditekan oleh penelepon maka peranti pertama yang harus disediakan adalah peranti yang bertugas mendeteksi sinyal apa yang dikirimkan. Jika sinyal yang dikirimkan bukan sinyal bicara melainkan sinyal yang dikarenakan penekanan tombol telepon maka dapat digunakan tabel 1 untuk melakukan pendekode-an. Untuk itu diperlukan sebuah rangkaian elektronik yang mendapat masukan dari kabel telepon dan keluaran bilangan hasil pendekodean sinyal tersebut.
Jika dilihat tombol tombol yang di kodekan ada 16 buah, digunakan 2 buah nada dengan variasi nilai masing masing nada 4 nilai. Keluaran dari rangkaian ini yang diharapkan adalah bilangan biner 4 digit. Dari tabel 1 dapat di buat tabel 2 dibawah ini yang menunjukan konversi masukan menjadi keluaran. Karena ada 16 buah keluaran sebetulnya keluran ini jika dilambangkan dengan bilangan biner dapat diwakili dengan 4 bit bilangan biner dari 0000 sampai dengan 1111.
Tabel 2. Fungsi Transfer dari input menjadi output

Untuk keperluan mendekode masukan tersebut diperlukan sebuah peranti elektronika dengan masukan sinyal telepon dan keluaran logika 4 bit. Untuk keperluan ini dapat digunakan salah satu produk IC Dual Tone Multiple Frquencies Dekoder yaitu MT8770 produk MITEL

gambar 1. Diagram blok IC MT8770
Tabel 3 Daftar Keluaran Hasil Dekode sinyal IC MT8770 :

H = Logika High
L = Logika Low
X = tidak diperhatikan
Z = Impedansi Tinggi
1 = Logika 1 standar TTL
0 = Logika 0 Standar TTL
Interfacing Rangkaian DTMF decoder dengan Komputer
Untuk membuat interface ke komputer agar dapat dibuat sebuah aplikasi mesin penjawab telepon digunakan rangkaian dengan komponen utama IC MT8770. Keluaran dari IC MT8770 akan diablil empat digit dari Q1 sampai Q3 di alirkan melalui port paralel. Masukan melalui port paralel ini akan ditangkap sebagai bilangan biner 0000 sampai dengan 1111. Jeda masukan melalui port paralel satu ke berikutnya diberikan jeda (delay) minimal. Masukan dari port paralel kemudian ditangkap oleh sebuah program untuk mengartikan tombol yang ditekan. Contoh program untuk mendekodekan dalam bahasa C adalah sebagai berikut :
Program 1 DTMF Decoder
#include
#include
#include
#include
#define BITS 0xFF00
#define NOISE 0 /* enable noise shaper */
#define TON 0.100 /* tone duration */
#define TOFF 0.100 /* silence duration */
#define RAMP 0.002 /* tone rise and fall time */
#define RATE 11025.0 /* sample rate */
#define numberof(n) (sizeof(n)/sizeof(*n))
struct
{
char letter;
double f1, f2;
} button[] =
{
{'1', 697, 1209},
{'2', 697, 1336},
{'3', 697, 1477},
{'A', 697, 1633},
{'4', 770, 1209},
{'5', 770, 1336},
{'6', 770, 1477},
{'B', 770, 1633},
{'7', 852, 1209},
{'8', 852, 1336},
{'9', 852, 1477},
{'C', 852, 1633},
{'*', 941, 1209},
{'0', 941, 1336},
{'#', 941, 1477},
{'D', 941, 1633},
{'X', 20, 20},
{'Y', 100, 100},
{'Z', 500, 500},
};
int main(void)
{
double t, v=0;
char c;
int value=0, n;
FILE *fout;
puts("Press 123A456B789C*0#D to digitize DTMF-tones to file. Fs=11025. ESC quits.");
fout = fopen("x", "wb");
while (1)
{
c = toupper(getch());
if (c == 0x1B)
break;
for (n=0; n
if (c==button[n].letter)
{
putchar(c);
for (t=0.0; t
v = sin(2*M_PI*button[n].f1*t) + sin(2*M_PI*button[n].f2*t);
if (t
if (t>TON-RAMP) /* See Note Below */
v *= (TON-t)/RAMP; /* See Note Below */
#if NOISE
value = floor(v*(BITS/4)+BITS/2) + (value&~BITS);
#else
value = floor(v*16383+32768.5);
#endif
fputc((value&BITS)>>8, fout);
}
for (t=0.0; t
}
}
}
putchar('\n');
fclose(fout);
return 0;
}
v *= (TON-t)/RAMP;
#if NOISE
value = floor(v*(BITS/4)+BITS/2) + (value&~BITS);
#else
value = floor(v*16383+32768.5);
#endif
fputc((value&BITS)>>8, fout);
}
for (t=0.0; t
}
}
}
putchar('\n');
fclose(fout);
return 0;
}
Bandwidth
Bandwidth dalam komunikasi data adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi dalam rentang tertentu. Sebagai contoh : line telepon memiliki bandwidth 3000Hz (hertz) yang merupakan rentang antara frekuensi tertinggi (3300Hz) dan frekuensi terendah (300Hz) yang dapat dilewati oleh line telepon ini.Besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.
Dikenal juga dengan perbedaan atau interval, antara batas teratas dan terbawah dari suatu frekuensi gelombang transmisi dalam suatu kanal komunikasi. Satuan yang digunakan Hertz untuk sirkuit analog dan detik dalam satuan digital. Jalur lebar analog diukur dalam unit Hertz (Hz) atau kitaran second. Jalur lebar digital pula merujuk kepada jumlah atau volume data yang dilewatkan melalui satu saluran komunikasi yang diukur dalam unit bit per second (bps) tanpa melibatkan gangguan. Istilah lebar jalur (bandwith) sepatutnya tidak dikelirukan dengan istilah jalur (band), seperti pada telepon tanpa kabel, contohnya beroperasi pada jalur 800MMHz. Lebar jalur ialah ruang yang digunakan pada jalur tersebut. Dalam komunikasi tanpa wayar, ukuran atau lebar jalur salurannya memberi kesan kepada transmisi. Sejumlah data yang mengalir melalui satu saluran sempit mengambil masa yang lebih lama berbanding sejumlah data yang sama apabila mengalir menerusi satu saluran yang lebih lebar.
Samakah Bandwidth dengan kecepatan?
Jawabannya: Bandwidth dengan kecepatan itu berbeda.
Mari kita lihat sebagai berikut. Informasi dialirkan melalui berbagai media. Misalnya kita pilih kabel sebagai media. Sehingga informasi dialirkan melalui kabel tersebut. Karena informasi bisa “dialirkan” melalui kabel, kita bisa mengasumsikan kabel ini sebagai pipa tempat informasi disalurkan. Nah, bandwidth seperti diungkapkan di atas adalah kemampuan maksimum dari pipa untuk mengalirkan data dalam waktu satu detik. Sedangkan kecepatan, adalah jarak yang ditempuh dari suatu satuan waktu, misalnya dalam satu detik.
Misalnya server anda terhubung melalui kabel telepon anda menghubungkan terhubung dengan modem ke Internet Service Provider (ISP) dengan bandwidth 56kbps.
BAB III TRANSMI
PENGERTIAN TRANSMISI
Dasar Sistem Komunikasi

Transducer : mentransformasikan suatu bentuk energi menjadi ke bentuk energi yang lain.
Contoh: Sound Electrical
Pengirim (Transmitter) : memperkuat dan memproses isyarat elektris suatu pesan untuk kepentingan transmisi
Penerima (Receiver) : memperkuat dan memproses isyarat elektris yang diterima untuk kemudian dikembalikan menjadi pesan sebenarnya
Kanal Transmisi : jalur yang menghubungkan Transmitter [Tx] ke Receiver [Rx]
Transmisi merupakan bagaimana suatu data dapat dikirimkan dari suatu alat dan diterima oleh alat lain. Transmisi ini merupakan salah satu konsep penting dalam sistem komputer sehingga suatu perangkat bisa berkomunikasi dengan perangkat lainnya. Misalnya dari perangkat input ke pemroses, pemroses ke storage, pemroses ke media output, atau bahkan dari suatu sistem komputer ke sistem komputer lainnya.
Data disalurkan melalui media transmisi, media transmisi ini merupakan jalur dimana data akan dilewatkan. Kita bisa menganggap media transmisi ini sebagai sebuah pipa dimana pada pipa tersebut akan dilewatkan data-datanya.
A. MODE TRANSMISI
Dikenal dua mode transmisi ini, yaitu: Paralel transmission dan Serial transmissionn
1. Parallel Transmission
Data dikirimkan serentak melalui beberapa jalur sekaligus melalui 8 kanal komunikasi. Jadi untuk mode transmisi ini, jalur yang tersedia tentu lebih dari satu media transmisi. Data dikirimkan terus menerus melalui jalur-jalur yang disediakan tersebut hingga semua data dapat terkirimkan. Kanal (jalur) komunikasi penerimaan harus memiliki karakteristik yang baik.
2. Serial Transmission
Pada serial transmission, jalur yang disediakan hanya satu, Data dikirimkan 1 bit demi 1 bit melalui kanal komunikasi data yang telah dipilih, dimana data yang ada dikirimkan kan secara bergantian hingga semua data tersebut dapat diterima oleh pengirim. Misalnya data dikirmkan dalam bentuk kode ASCI dengan 8 bit untuk tiap karakter (1 byte).
Penerimaan data secara serial harus ada sinkronisasi atau penyesuaian antara pengirim dan penerima, agar data yang dikirimkan dapat ditafsirkan (dimengerti) oleh penerima dengan tepat dan benar.
Fungsi sinyal sinkronisasi antara lain :
Agar penerima mengetahui dengan tepat dan benar apakah sinyal yang diterima merupakan bit dari suatu data (sinkronisasi bit).
Agar penerima mengetahui dengan tepat bit data (data bit) yang membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter).
Berdasarkan cara sinkronisasinya, transmisi serial dibedakan menjasi tiga macam, yaitu :
1. Asinkron (Asynchronous)
Asynchronous transmission ini sering juga diisitilahkan dengan Asynchronous Transfer Mode (ATM). Mode ini paling sering digunakan untuk mengirimkan dan menerima data antar dua alat. Pada mode ini berarti clock yang digunakan oleh kedua alat, tidak bekerja selaras satu dengan lainnya. Dengan demikian, data harus berisikan informasi tambahan yang mengijinkan kedua alat menyetujui kapan pengiriman data dilakukan. Dengan demikian, proses transfer dapat dilakukan dengan waktu yang berbeda-beda. Tansmisi asinkron digunakan apabila pengiriman data dilakukan 1 karakter setiap kali pengiriman. Transmisinya dilakukan dengan cara memberikan bit awal (start bit) pada tiap awal pengiriman karakter dan diakhiri dengan bit akhir (stop bit).
2. Sinkron (Synchronous)
Synchronous transmission ini dikenal juga dengan istilah synchronous transfer mode (STM). Proses pengirim dan penerima diatur sedemikian rupa agar memiliki pengaturan yang sama, sehingga dapat dikirimkan dan diterima dengan baik antar alat tersebut. Umumnya pengaturan ini didasarkan terhadap pewaktuan dalam mengirimkan sinyal. Pewaktuan ini diatur oleh suatu denyut listrik secara periodik yang disebut dengan clock atau timer.
Pengaturan clock ini penting karena clock merupakan suatu yang sangat penting dalam setiap aspek pada komunikasi dengan menggunakan sistem komputer, baik itu pada komputer itu sendiri maupun dengan bagian luar yang terhubung dengan komputer untuk pemrosesan data. Pada metode ini, clock antar pengirim dan penerima harus benar-benar sama dan akurat. Clock yang ada pada penerima akan memberitahu kepada clock yang ada pada penerima kapan proses serah terima dilakukan. Dengan adanya keakuratan clock ini, clock yang ada pada pengirim dan clock yang ada pada pada penerima akan melakukan proses secara bersamaan. Synchronous transmission digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan yang tinggi. Data yang dikirimkan berupa satu blok data. Sinkronisasi terjadi dengan cara mengirimkan pola data tertentu antara pengirim dan penerima. Pola data ini disebut dengan karakter sinkronisasi.
3. Isokron (Isochronous)
Merupakan kombinasi dari transmisi sinkron dan asinkron, tiap karakter diawali dengan bit awal. Dan diakhiri dengan bit akhir, tetapi antara pengirim dan penerima akan disinkronisasi.
Transmisi pada Local Area Network dapat dibagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu : unicast, multicast dan broadcast yang masing-masing akan kita bahas berikut :
Unicast
Merupakan transmisi jaringan one to one. Ketika digunakan, satu system tunggal hanya mencoba berkomunikasi dengan satu system lainnya. Pada jaringan Ethernet, penggunaan unicast dapat diketahui dengan melihat mac address asal dan tujuan yang merupakan alamat host yang unik. Pada jaringan yang menggunakan IP, alamat IP asal dan tujuan merupakan alamat yang unik.
Ketika system berhubungan dengan frame jaringan, ia akan selalu memeriksa MAC address miliknya untuk melihat apakah frame tersebut ditujukan untuk dirinya, Jika MAC Address-nya cocok dengan system tujuan, ia akan memprosesnya. Jika tidak, frame tersebut akan diabaikan. Ingat, ketika dihubungkan ke hub, semua system melihat semua frame yang melalui jaringan, karena merka semua bagian dari collision domain yang sama.
Multicast
Multicast merupakan transmisi yang dimaksudkan untuk banyak tujuan, tetapi tidak harus semua host. Oleh karena itu, multicast dikenal sebagai metode tranmisi one to many (satu kebanyak). Multicast digunakan dalam kasus-kasus tertentu, misalnya ketika sekelompok computer perlu menerima transmisi tertentu. Salah satu contohnya adalah streaming audio atau video. Misalkan banyak computer ingin menerima transmisi video pada waktu yang bersamaan. Jika data tersebut dikirimkan ke setiap computer secara individu, maka diperlukan beberapa aliran data. Jika data tersebut dikirimkan sebagai broadcast, maka tidak perlu lagi proses untuk semua system. Dengan multicast data tersebut hanya dikirim sekali, tetapi diterima oleh banyak system.
Protokol-protokol tertentu menggunakan range alamat khusus untuk multicast. Sebagai contoh, alamat ip dalam kelas D telah direservasi untuk keperluan multicast. Jika semua host perlu menerima data video, mereka akan menggunakan alamat ip multicast yang sama. Ketika mereka menerima paket yang ditujukan ke alamat tersebut, mereka akan memprosesnya. Ingatlah bahwa system masih tetapi memiliki alamt ip mereka sendiri-mereka juga mendengarkan alamat multicast mereka.
Broadcast
Jenis transmisi jaringan yang terakhir adalah broadcast, yang juga dikenal sebagai metode transmisi one to all ( satu kesemua). Walaupun broadcast cenderung membuang resource, beberapa protocol seperti ARP, bergantung kepadanya. Dengan demikian, terjadinya beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindari. Pada jaringan Ethernet, broadcast dikirim ke alamat tujuan broadcast dikirim ke alamat tujuan khusus, yaitu, FF-FF-FF-FF-FF-FF-FF. Broadcast ini harus diproses oleh a host yang berada dalam broadcast domain yang ditentukan.
B. METODE HUBUNGAN
Cara dari penerima dan pengirim berhubungan maka dalam komunikasi data dibagi dalam 3 macam :
1. Simplex
Data dikirimkan hanya ke satu arah saja. Pengirim dan penerima tugasnya tetap, metode ini jarang digunakan dalam sistem komunikasi data.
Contoh : komunikasi siaran radio, komunikasi televisi dan radio panggil.
2. Half Duflex
Data dapat dikirimkan kedua arah secara bergantian. Pada metode ini terdapat turn around time, yaitu waktu yang diperlukan mengganti arah transfer data.
Contohnya chatting, sort message service, komunikasi pada radio dua arah (HT, radio panggil polisi).
3. Full Duflex
Data dapat dikirim dan diterima secara bersamaan. Medium membawa dalam dua arah pada waktu yang sama. Contohnya komunikasi menggunakan telepon, handphone.
C. MEDIA TRANSMISI
Jenis Media Transmisi:
Guided
Media transmisi terpadu adalah media yang mampu mentransmisikan besar-besaran fisik lewat materialnya. Media ini kasat mata, seperti kabel kawat tembaga, serat optik, dll.
Unguided
Media unguided mentransmisikan gelombang elektromagnetik tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Media yang tak kasat mata : udara, atmosfer, ruang angkasa.
Media transmisi dikelompokan dalam 2 bagian :
1. Kabel (Wired)
Merupakan media transmisi guided yang mentransnmisikan sekaligus memandu arah pengiriman data. Sering dipakai pada jaringan lokal (LAN) dan jaringan telepon.
Ada 3 jenis kabel : twisted pair (kawat berpilin), kabel koaksial dan optic fibre.
TWISTED PAIR
Berupa dua kawat terbuka
Merupakan sepasang penghantar
Murah

Kabel ini memiliki beberapa jenis, yaitu shielded (berselimut) biasa disebut STP dan unshielded (tidak memiliki selimut) disebut dengan UTP.
KABEL STP (SHIELDED TWISTED PAIR)
Kabel UTP yang diberi pelindung
Dapat mentransmisikan data analog dan digital
Kecepatan transmisi s.d 100 Mhz
Untuk data analog diperluakan penguat mapfiler 5-6 km. Untuk data digital penguat repeater sejauh 2-3 km.
STP lebih mahal dari UTP
Maksimal panjang 100 m
Kecepatan antara 10-100 Mbps.
STP sesuai untuk lingkungan dengan banyak interferensi atau gangguan terhadap transmisi data. Bentuk fisik kabel lebih besar dibandingkan UTP. Shielded twisted pair biasa digunakan pada jaringan yang menggunkan topologi Token Ring.
UTP (UNSHIELDED TWISTED PAIR)
Merupakan kabel kawat tak terlindung
Ada 5 kategori: Voice Only, Data to 4 Mbps, Data to 10 Mbps, Data to 20 Mbps, dan Data 100 Mbps
Tersambung ke terminal dengan menggunakan konektor RJ-45
Kabel ini memiliki lima macam kabel didalam jaket pelindungnya, tiap pasang dipilin (twisted) untuk mengurangi interferensi dari pasangan lain dan peralatan-peralatan elektronika lainnya
1. Category 1
Sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh kabel telepon
2. Category 2
Sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibandingkan Category 1, dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz
3. Category 3
Mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz
4. Category 4
Mampu mentransmisikan data hingga 20 MHz
5. Category 5
Digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.
KABEL KOAKSIAL
Memiliki satu konduktor copper
Rawan derau
Ada dua macam: thick (10base5/thiknet) dan thin (10base2/thinnet)

Jenis-jenis kabel BNC
Thick Coaxial
- maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (sekitar 500 meter)
- Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
- Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50 ohm
Thin Coaxial
- maksimum panjang kabel per segment adalah 1.000 feet (sekitar 185 meter)
- Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan, (devices)
- Setiap ujung kabel harus diterminasi dengan terminator 50 ohm

Konektor Kabel Coaxial
Konektor yang digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayone Neil Concelman (BNC). Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor BNC, termasuk konektor T, konektor barrel, dan terminator. Konektor pada kabel merupakan titik terlemah di jaringan.
FIBER OPTIK
Inti dibungkus kaca yang mempunyai indeks refraksi lebih rendah untuk menjaga cahaya tetap menjalar pada inti.
Kabel fiber optik merupakan media network medium yang mampu digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Fiber optik memiliki harga lebih mahal tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan mampu beroperasi dengan kecepatan tinggi dan kapasitas data yang besar. Jaket insulasi luar terbuat dari Teflon atau PVC. Kevlar fiber berfungsi untuk menguatkan kabel dan mengamankan dari kepatahan. Perlindungan plastik digunakan untuk memberi bantalan pada pusat fiber. Pusat inti terbuat dari fiber glass atau plastik.
Konektor Fiber Optik
Konektor yang umum yang sering digunakan bersama kabel fiber optik adalah konektor ST. berbentuk batang , mirip dengan konektor BNC. Konektor yang lain SC bentuknya persegi dan lebih mudah dihubungkan ke area yang ditentukan. Konektor yang baru lebih populer adalah konektor MT-RJ. Konektor MT-RJ menggunakan model plastik seperti yang digunakan konektor RJ-45 yang memudahkan untuk dipasang, dua kabel fiber terhubung kedalam satu konektor, sama dengan konsep konektor SC.
Keunggulan Fiber Optik
Bidang luas, sehingga dapat menampung data lebih banyak
Tidak terpengaruh medan listrik
Bebas medan listrik, sehingga aman
Tahan terhadap gas beracun, air, bahan kimia, sehingga bisa ditanam
Kelemahan Fiber Optik
Sulit membuat terminal
Teknik penyambungan harus teliti dan sulit
Biaya mahal
2. Tanpa Kabel (Wireless)
Wireless network adalah network yang media penghubungnya adalah media wireless dimana komponen pembentuk jaringan tersebut saling dihubungkan tanpa menggunakan kabel.
Ada tiga range frekuensi umum dalam transmisi wireless, yaitu :
1. Frekuensi microwave dengan range 2-40 Ghz, cocok untuk transmisi point to point. Microwave juga digunakan pada komunikasi satelit.
2. Frekuensi dalam range 30 Mhz – 1 Ghz untuk aplikasi omnidirectional. Range ini ditunjukan untuk range broadcast radio.
3. Range frekuensi lain yaitu 300 – 200000 Ghz, untuk aplikasi local adalah spektrum infra merah. Infra merah sangat berguna untuk aplikasi point to point dan multipoint dalam area terbatas, seperti sebuah ruangan.
Jenis Wireless :
• Microwave
Merupakan hign end dari RF(Radio Frekuency), sekitar 1-30 Ghz. Transmisi dengan microwave memberikan 3 hal yang perlu diperhatikan :
- Alokasi frekuensi
- Interference, keamanan
- Harus straight line (perambatan line of sight)
- Jarak tanpa repeater antara 10-100 km.
• Satelit Microwave
Menggunakan satelit pada orbit geostationary (+ 36.000 km). Optimal transmisi antara 1-10 Ghz, konfigurasinya point to point dan broadcast
• Radio
Arah transmisinya omni directional.
• Infrared
Dengan menggunakan transmitter/receiver yang memodulasikan no coherent infrared light. Transceiver harus dengan suatu bentuk garis lurus atau melalui pantulan dari suatu permukaan warna yang bercahaya.
• Bluetooth
Sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas. Konfigurasinya point to point maupun koomunikasi point to multipoint.
Pada media transmisi tanpa kabel (Wireless) akan dibahas secara lengkap di BAB selanjutnya.
D. MACAM GANGGUAN TRANSMISI DATA
Gangguan pada saluran telephone yang juga digunakan untuk menyalurkan data ada 2 macam yaitu :
1. Random
Tidak dapat diramalkan terjadinya, yang termasuk dalam jenis gangguan ini adalah :
a. Derau Panas (Thermal Noise)
Disebabkan karena pergerakan acak elektron bebas dalam rangkaian. Berada pada seluruh spektrum frekuensi yang tersedia, disebut juga derau putih atau derau gausian. Kejadiaanya tidak dapat dihindarkan dan biasanya tidak terlalu mengganggu transmisi data, kecuali jika lebih besar daripada sinyal yang ditransmisikan.
b. Derau Impulse (Impulse Noise)
Disebut juga dengan Spikes, yaitu tegangan yang tingginya lebih besar dibandingkan dengan tegangan derau rata-rata (Steady State). Beberapa sumbernya antara lain :
• Perubahan tegangan pada saluran listrik yang berdekatan dengan saluran komunikasi data
• Perubahan tegangan pada motor
• Swich untuk penerangan
c. Bicara Silang (Cross Talk)
Dikarenakan oleh masuknya sinyal dari kanal lain yang letaknya berdekatan. Biasanya terjadi pada saluran telephone yang berdekatan atau di multipleks. Bicara silang akan semakin jelas atau bertambah bila jarak yang ditempuh semakin jauh, sinyal yang ditransmisikan semakin kuat/besar semakin besar frekuensinya.
d. Gema (Echo)
Sinyal yang dipantulkan kembali, hal ini disebabkan karena perubahan impedansi dalam sebuah rangkain listrik. Misalnya sambungan antara 2 potong kawat yang diameternya berbeda.
e. Perubahan Sudut (Phasa)
Sudut sinyal kadang-kadang dapat berubah oleh impulse noise.
f. Derau Intermodulasi (Intermodulation Noise)
Dua sinyal dari saluran yang berbeda (Intermodulasi) membentuk sinyal baru yang menduduki frekuensi sinyal lain. Intermodulasi dapat terjadi pada transmisi data bila modem menggunakan 1 frekuensi untuk menjaga agar saluran sinkron selama data tidak dikirim.frekuensi ini dapat memodulasi sinyal yang ada pada saluran lain.
g. Phase Jitter
Jitter timbul oleh sistem pembawa yang dimultipleks yang menghasilkan perubahan frekuensi. Sudut (Phasa) sinyal berubah-ubah sehingga menyebabkan kesukaran dalam mendeteksi bentuk sinyal tersebut.
h. Fading
Terjadi terutama pada sistem microwave antara lain selective fading, yaitu yang disebabkan leh atmosfir. Sinyal disalurkan mencapai penerima melalui berbagai jalur, sinyal-sinyal ini kemudian kalau bergabung hasilnya akan terganggu.
2. Tak Random
Terjadinya dapat diramalkan dan diperhitungkan. Yang termasuk jenis tak random antara lain :
a. Redaman
Tegangan suatu sinyal berkurang ketika melalui saluran transmisi. Hal ini disebabkan karena daya yang diserap oleh saluran transmisi. Redaman tergantung pada frekuensi sinyal, jenis media transmisi dan panjang (jarak) saluran transmisi. Redaman tidak sama besarnya untuk semua frekuensi.
b. Tundaan
Sinyal umumnya terdiri atas banyak frekuensi. Masing-masing frekuensi tidak berjalan dengan kecepatan yang sama, sehingga tiba di penerima pada waktu yang berlainan. Tundaan yang terlalu besar akan menimbulkan kesalahan pada waktu transmisi data. Pada transmisi suara tundaan ini tidak merupakan gangguan yang serius, tetapi pada transmisi data, tundaan ini akan menyebabkan kesalahan pada transmisi data.
Dasar Sistem Komunikasi

Transducer : mentransformasikan suatu bentuk energi menjadi ke bentuk energi yang lain.
Contoh: Sound Electrical
Pengirim (Transmitter) : memperkuat dan memproses isyarat elektris suatu pesan untuk kepentingan transmisi
Penerima (Receiver) : memperkuat dan memproses isyarat elektris yang diterima untuk kemudian dikembalikan menjadi pesan sebenarnya
Kanal Transmisi : jalur yang menghubungkan Transmitter [Tx] ke Receiver [Rx]
Transmisi merupakan bagaimana suatu data dapat dikirimkan dari suatu alat dan diterima oleh alat lain. Transmisi ini merupakan salah satu konsep penting dalam sistem komputer sehingga suatu perangkat bisa berkomunikasi dengan perangkat lainnya. Misalnya dari perangkat input ke pemroses, pemroses ke storage, pemroses ke media output, atau bahkan dari suatu sistem komputer ke sistem komputer lainnya.
Data disalurkan melalui media transmisi, media transmisi ini merupakan jalur dimana data akan dilewatkan. Kita bisa menganggap media transmisi ini sebagai sebuah pipa dimana pada pipa tersebut akan dilewatkan data-datanya.
A. MODE TRANSMISI
Dikenal dua mode transmisi ini, yaitu: Paralel transmission dan Serial transmissionn
1. Parallel Transmission
Data dikirimkan serentak melalui beberapa jalur sekaligus melalui 8 kanal komunikasi. Jadi untuk mode transmisi ini, jalur yang tersedia tentu lebih dari satu media transmisi. Data dikirimkan terus menerus melalui jalur-jalur yang disediakan tersebut hingga semua data dapat terkirimkan. Kanal (jalur) komunikasi penerimaan harus memiliki karakteristik yang baik.
2. Serial Transmission
Pada serial transmission, jalur yang disediakan hanya satu, Data dikirimkan 1 bit demi 1 bit melalui kanal komunikasi data yang telah dipilih, dimana data yang ada dikirimkan kan secara bergantian hingga semua data tersebut dapat diterima oleh pengirim. Misalnya data dikirmkan dalam bentuk kode ASCI dengan 8 bit untuk tiap karakter (1 byte).
Penerimaan data secara serial harus ada sinkronisasi atau penyesuaian antara pengirim dan penerima, agar data yang dikirimkan dapat ditafsirkan (dimengerti) oleh penerima dengan tepat dan benar.
Fungsi sinyal sinkronisasi antara lain :
Agar penerima mengetahui dengan tepat dan benar apakah sinyal yang diterima merupakan bit dari suatu data (sinkronisasi bit).
Agar penerima mengetahui dengan tepat bit data (data bit) yang membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter).
Berdasarkan cara sinkronisasinya, transmisi serial dibedakan menjasi tiga macam, yaitu :
1. Asinkron (Asynchronous)
Asynchronous transmission ini sering juga diisitilahkan dengan Asynchronous Transfer Mode (ATM). Mode ini paling sering digunakan untuk mengirimkan dan menerima data antar dua alat. Pada mode ini berarti clock yang digunakan oleh kedua alat, tidak bekerja selaras satu dengan lainnya. Dengan demikian, data harus berisikan informasi tambahan yang mengijinkan kedua alat menyetujui kapan pengiriman data dilakukan. Dengan demikian, proses transfer dapat dilakukan dengan waktu yang berbeda-beda. Tansmisi asinkron digunakan apabila pengiriman data dilakukan 1 karakter setiap kali pengiriman. Transmisinya dilakukan dengan cara memberikan bit awal (start bit) pada tiap awal pengiriman karakter dan diakhiri dengan bit akhir (stop bit).
2. Sinkron (Synchronous)
Synchronous transmission ini dikenal juga dengan istilah synchronous transfer mode (STM). Proses pengirim dan penerima diatur sedemikian rupa agar memiliki pengaturan yang sama, sehingga dapat dikirimkan dan diterima dengan baik antar alat tersebut. Umumnya pengaturan ini didasarkan terhadap pewaktuan dalam mengirimkan sinyal. Pewaktuan ini diatur oleh suatu denyut listrik secara periodik yang disebut dengan clock atau timer.
Pengaturan clock ini penting karena clock merupakan suatu yang sangat penting dalam setiap aspek pada komunikasi dengan menggunakan sistem komputer, baik itu pada komputer itu sendiri maupun dengan bagian luar yang terhubung dengan komputer untuk pemrosesan data. Pada metode ini, clock antar pengirim dan penerima harus benar-benar sama dan akurat. Clock yang ada pada penerima akan memberitahu kepada clock yang ada pada penerima kapan proses serah terima dilakukan. Dengan adanya keakuratan clock ini, clock yang ada pada pengirim dan clock yang ada pada pada penerima akan melakukan proses secara bersamaan. Synchronous transmission digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan yang tinggi. Data yang dikirimkan berupa satu blok data. Sinkronisasi terjadi dengan cara mengirimkan pola data tertentu antara pengirim dan penerima. Pola data ini disebut dengan karakter sinkronisasi.
3. Isokron (Isochronous)
Merupakan kombinasi dari transmisi sinkron dan asinkron, tiap karakter diawali dengan bit awal. Dan diakhiri dengan bit akhir, tetapi antara pengirim dan penerima akan disinkronisasi.
Transmisi pada Local Area Network dapat dibagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu : unicast, multicast dan broadcast yang masing-masing akan kita bahas berikut :
Unicast
Merupakan transmisi jaringan one to one. Ketika digunakan, satu system tunggal hanya mencoba berkomunikasi dengan satu system lainnya. Pada jaringan Ethernet, penggunaan unicast dapat diketahui dengan melihat mac address asal dan tujuan yang merupakan alamat host yang unik. Pada jaringan yang menggunakan IP, alamat IP asal dan tujuan merupakan alamat yang unik.
Ketika system berhubungan dengan frame jaringan, ia akan selalu memeriksa MAC address miliknya untuk melihat apakah frame tersebut ditujukan untuk dirinya, Jika MAC Address-nya cocok dengan system tujuan, ia akan memprosesnya. Jika tidak, frame tersebut akan diabaikan. Ingat, ketika dihubungkan ke hub, semua system melihat semua frame yang melalui jaringan, karena merka semua bagian dari collision domain yang sama.
Multicast
Multicast merupakan transmisi yang dimaksudkan untuk banyak tujuan, tetapi tidak harus semua host. Oleh karena itu, multicast dikenal sebagai metode tranmisi one to many (satu kebanyak). Multicast digunakan dalam kasus-kasus tertentu, misalnya ketika sekelompok computer perlu menerima transmisi tertentu. Salah satu contohnya adalah streaming audio atau video. Misalkan banyak computer ingin menerima transmisi video pada waktu yang bersamaan. Jika data tersebut dikirimkan ke setiap computer secara individu, maka diperlukan beberapa aliran data. Jika data tersebut dikirimkan sebagai broadcast, maka tidak perlu lagi proses untuk semua system. Dengan multicast data tersebut hanya dikirim sekali, tetapi diterima oleh banyak system.
Protokol-protokol tertentu menggunakan range alamat khusus untuk multicast. Sebagai contoh, alamat ip dalam kelas D telah direservasi untuk keperluan multicast. Jika semua host perlu menerima data video, mereka akan menggunakan alamat ip multicast yang sama. Ketika mereka menerima paket yang ditujukan ke alamat tersebut, mereka akan memprosesnya. Ingatlah bahwa system masih tetapi memiliki alamt ip mereka sendiri-mereka juga mendengarkan alamat multicast mereka.
Broadcast
Jenis transmisi jaringan yang terakhir adalah broadcast, yang juga dikenal sebagai metode transmisi one to all ( satu kesemua). Walaupun broadcast cenderung membuang resource, beberapa protocol seperti ARP, bergantung kepadanya. Dengan demikian, terjadinya beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindari. Pada jaringan Ethernet, broadcast dikirim ke alamat tujuan broadcast dikirim ke alamat tujuan khusus, yaitu, FF-FF-FF-FF-FF-FF-FF. Broadcast ini harus diproses oleh a host yang berada dalam broadcast domain yang ditentukan.
B. METODE HUBUNGAN
Cara dari penerima dan pengirim berhubungan maka dalam komunikasi data dibagi dalam 3 macam :
1. Simplex
Data dikirimkan hanya ke satu arah saja. Pengirim dan penerima tugasnya tetap, metode ini jarang digunakan dalam sistem komunikasi data.
Contoh : komunikasi siaran radio, komunikasi televisi dan radio panggil.
2. Half Duflex
Data dapat dikirimkan kedua arah secara bergantian. Pada metode ini terdapat turn around time, yaitu waktu yang diperlukan mengganti arah transfer data.
Contohnya chatting, sort message service, komunikasi pada radio dua arah (HT, radio panggil polisi).
3. Full Duflex
Data dapat dikirim dan diterima secara bersamaan. Medium membawa dalam dua arah pada waktu yang sama. Contohnya komunikasi menggunakan telepon, handphone.
C. MEDIA TRANSMISI
Jenis Media Transmisi:
Guided
Media transmisi terpadu adalah media yang mampu mentransmisikan besar-besaran fisik lewat materialnya. Media ini kasat mata, seperti kabel kawat tembaga, serat optik, dll.
Unguided
Media unguided mentransmisikan gelombang elektromagnetik tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Media yang tak kasat mata : udara, atmosfer, ruang angkasa.
Media transmisi dikelompokan dalam 2 bagian :
1. Kabel (Wired)
Merupakan media transmisi guided yang mentransnmisikan sekaligus memandu arah pengiriman data. Sering dipakai pada jaringan lokal (LAN) dan jaringan telepon.
Ada 3 jenis kabel : twisted pair (kawat berpilin), kabel koaksial dan optic fibre.
TWISTED PAIR
Berupa dua kawat terbuka
Merupakan sepasang penghantar
Murah

Kabel ini memiliki beberapa jenis, yaitu shielded (berselimut) biasa disebut STP dan unshielded (tidak memiliki selimut) disebut dengan UTP.
KABEL STP (SHIELDED TWISTED PAIR)
Kabel UTP yang diberi pelindung
Dapat mentransmisikan data analog dan digital
Kecepatan transmisi s.d 100 Mhz
Untuk data analog diperluakan penguat mapfiler 5-6 km. Untuk data digital penguat repeater sejauh 2-3 km.
STP lebih mahal dari UTP
Maksimal panjang 100 m
Kecepatan antara 10-100 Mbps.
STP sesuai untuk lingkungan dengan banyak interferensi atau gangguan terhadap transmisi data. Bentuk fisik kabel lebih besar dibandingkan UTP. Shielded twisted pair biasa digunakan pada jaringan yang menggunkan topologi Token Ring.
UTP (UNSHIELDED TWISTED PAIR)
Merupakan kabel kawat tak terlindung
Ada 5 kategori: Voice Only, Data to 4 Mbps, Data to 10 Mbps, Data to 20 Mbps, dan Data 100 Mbps
Tersambung ke terminal dengan menggunakan konektor RJ-45
Kabel ini memiliki lima macam kabel didalam jaket pelindungnya, tiap pasang dipilin (twisted) untuk mengurangi interferensi dari pasangan lain dan peralatan-peralatan elektronika lainnya
1. Category 1
Sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh kabel telepon
2. Category 2
Sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibandingkan Category 1, dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz
3. Category 3
Mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz
4. Category 4
Mampu mentransmisikan data hingga 20 MHz
5. Category 5
Digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.
KABEL KOAKSIAL
Memiliki satu konduktor copper
Rawan derau
Ada dua macam: thick (10base5/thiknet) dan thin (10base2/thinnet)

Jenis-jenis kabel BNC
Thick Coaxial
- maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (sekitar 500 meter)
- Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
- Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50 ohm
Thin Coaxial
- maksimum panjang kabel per segment adalah 1.000 feet (sekitar 185 meter)
- Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan, (devices)
- Setiap ujung kabel harus diterminasi dengan terminator 50 ohm

Konektor Kabel Coaxial
Konektor yang digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayone Neil Concelman (BNC). Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor BNC, termasuk konektor T, konektor barrel, dan terminator. Konektor pada kabel merupakan titik terlemah di jaringan.
FIBER OPTIK
Inti dibungkus kaca yang mempunyai indeks refraksi lebih rendah untuk menjaga cahaya tetap menjalar pada inti.
Kabel fiber optik merupakan media network medium yang mampu digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Fiber optik memiliki harga lebih mahal tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan mampu beroperasi dengan kecepatan tinggi dan kapasitas data yang besar. Jaket insulasi luar terbuat dari Teflon atau PVC. Kevlar fiber berfungsi untuk menguatkan kabel dan mengamankan dari kepatahan. Perlindungan plastik digunakan untuk memberi bantalan pada pusat fiber. Pusat inti terbuat dari fiber glass atau plastik.
Konektor Fiber Optik
Konektor yang umum yang sering digunakan bersama kabel fiber optik adalah konektor ST. berbentuk batang , mirip dengan konektor BNC. Konektor yang lain SC bentuknya persegi dan lebih mudah dihubungkan ke area yang ditentukan. Konektor yang baru lebih populer adalah konektor MT-RJ. Konektor MT-RJ menggunakan model plastik seperti yang digunakan konektor RJ-45 yang memudahkan untuk dipasang, dua kabel fiber terhubung kedalam satu konektor, sama dengan konsep konektor SC.
Keunggulan Fiber Optik
Bidang luas, sehingga dapat menampung data lebih banyak
Tidak terpengaruh medan listrik
Bebas medan listrik, sehingga aman
Tahan terhadap gas beracun, air, bahan kimia, sehingga bisa ditanam
Kelemahan Fiber Optik
Sulit membuat terminal
Teknik penyambungan harus teliti dan sulit
Biaya mahal
2. Tanpa Kabel (Wireless)
Wireless network adalah network yang media penghubungnya adalah media wireless dimana komponen pembentuk jaringan tersebut saling dihubungkan tanpa menggunakan kabel.
Ada tiga range frekuensi umum dalam transmisi wireless, yaitu :
1. Frekuensi microwave dengan range 2-40 Ghz, cocok untuk transmisi point to point. Microwave juga digunakan pada komunikasi satelit.
2. Frekuensi dalam range 30 Mhz – 1 Ghz untuk aplikasi omnidirectional. Range ini ditunjukan untuk range broadcast radio.
3. Range frekuensi lain yaitu 300 – 200000 Ghz, untuk aplikasi local adalah spektrum infra merah. Infra merah sangat berguna untuk aplikasi point to point dan multipoint dalam area terbatas, seperti sebuah ruangan.
Jenis Wireless :
• Microwave
Merupakan hign end dari RF(Radio Frekuency), sekitar 1-30 Ghz. Transmisi dengan microwave memberikan 3 hal yang perlu diperhatikan :
- Alokasi frekuensi
- Interference, keamanan
- Harus straight line (perambatan line of sight)
- Jarak tanpa repeater antara 10-100 km.
• Satelit Microwave
Menggunakan satelit pada orbit geostationary (+ 36.000 km). Optimal transmisi antara 1-10 Ghz, konfigurasinya point to point dan broadcast
• Radio
Arah transmisinya omni directional.
• Infrared
Dengan menggunakan transmitter/receiver yang memodulasikan no coherent infrared light. Transceiver harus dengan suatu bentuk garis lurus atau melalui pantulan dari suatu permukaan warna yang bercahaya.
• Bluetooth
Sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas. Konfigurasinya point to point maupun koomunikasi point to multipoint.
Pada media transmisi tanpa kabel (Wireless) akan dibahas secara lengkap di BAB selanjutnya.
D. MACAM GANGGUAN TRANSMISI DATA
Gangguan pada saluran telephone yang juga digunakan untuk menyalurkan data ada 2 macam yaitu :
1. Random
Tidak dapat diramalkan terjadinya, yang termasuk dalam jenis gangguan ini adalah :
a. Derau Panas (Thermal Noise)
Disebabkan karena pergerakan acak elektron bebas dalam rangkaian. Berada pada seluruh spektrum frekuensi yang tersedia, disebut juga derau putih atau derau gausian. Kejadiaanya tidak dapat dihindarkan dan biasanya tidak terlalu mengganggu transmisi data, kecuali jika lebih besar daripada sinyal yang ditransmisikan.
b. Derau Impulse (Impulse Noise)
Disebut juga dengan Spikes, yaitu tegangan yang tingginya lebih besar dibandingkan dengan tegangan derau rata-rata (Steady State). Beberapa sumbernya antara lain :
• Perubahan tegangan pada saluran listrik yang berdekatan dengan saluran komunikasi data
• Perubahan tegangan pada motor
• Swich untuk penerangan
c. Bicara Silang (Cross Talk)
Dikarenakan oleh masuknya sinyal dari kanal lain yang letaknya berdekatan. Biasanya terjadi pada saluran telephone yang berdekatan atau di multipleks. Bicara silang akan semakin jelas atau bertambah bila jarak yang ditempuh semakin jauh, sinyal yang ditransmisikan semakin kuat/besar semakin besar frekuensinya.
d. Gema (Echo)
Sinyal yang dipantulkan kembali, hal ini disebabkan karena perubahan impedansi dalam sebuah rangkain listrik. Misalnya sambungan antara 2 potong kawat yang diameternya berbeda.
e. Perubahan Sudut (Phasa)
Sudut sinyal kadang-kadang dapat berubah oleh impulse noise.
f. Derau Intermodulasi (Intermodulation Noise)
Dua sinyal dari saluran yang berbeda (Intermodulasi) membentuk sinyal baru yang menduduki frekuensi sinyal lain. Intermodulasi dapat terjadi pada transmisi data bila modem menggunakan 1 frekuensi untuk menjaga agar saluran sinkron selama data tidak dikirim.frekuensi ini dapat memodulasi sinyal yang ada pada saluran lain.
g. Phase Jitter
Jitter timbul oleh sistem pembawa yang dimultipleks yang menghasilkan perubahan frekuensi. Sudut (Phasa) sinyal berubah-ubah sehingga menyebabkan kesukaran dalam mendeteksi bentuk sinyal tersebut.
h. Fading
Terjadi terutama pada sistem microwave antara lain selective fading, yaitu yang disebabkan leh atmosfir. Sinyal disalurkan mencapai penerima melalui berbagai jalur, sinyal-sinyal ini kemudian kalau bergabung hasilnya akan terganggu.
2. Tak Random
Terjadinya dapat diramalkan dan diperhitungkan. Yang termasuk jenis tak random antara lain :
a. Redaman
Tegangan suatu sinyal berkurang ketika melalui saluran transmisi. Hal ini disebabkan karena daya yang diserap oleh saluran transmisi. Redaman tergantung pada frekuensi sinyal, jenis media transmisi dan panjang (jarak) saluran transmisi. Redaman tidak sama besarnya untuk semua frekuensi.
b. Tundaan
Sinyal umumnya terdiri atas banyak frekuensi. Masing-masing frekuensi tidak berjalan dengan kecepatan yang sama, sehingga tiba di penerima pada waktu yang berlainan. Tundaan yang terlalu besar akan menimbulkan kesalahan pada waktu transmisi data. Pada transmisi suara tundaan ini tidak merupakan gangguan yang serius, tetapi pada transmisi data, tundaan ini akan menyebabkan kesalahan pada transmisi data.
BAB IV MODULASI
A. KETERBATASAN SINYAL ANALOG DENGAN SINYAL DIGITAL
Sinyal digital memiliki kelemahan dasar yaitu jarak capainya pendek, hal tersebut disebabkan karena pengaruh redaman maupun derau yang terdapat pada media transmisinya. Sinyal digital saat ini hanya dapat ditransmisikan maksimum 2 km dengan menggunakan media transmisi kabel (dengan peralatan tambahan seperti penguat sinyal / repeater).
Sinyal analog jarak capainya lebih besar dari pada sinyal digital, bahkan dengan mudah sinyal analog dapat diperkuat untuk mencapai jarak yang tidak terbatas. Kelemahan sinyal ini adalah mudah tergangu oleh derau selama perjalanannya. Saat ini sebagian besar jaringan komunikasi yang ada masih menggunakan analog, contohnya adalah jaringan telepon yang dimiliki oleh PT. Telekomunikasi Indonesia.
Agar sinyal digital dapat dikirimkan ke jarak yang jauh (bahkan tidak terbatas), maka diperlukan suatu teknik yang disebut dengan teknik modulasi sinyal. Sinyal digital tersebut diubah terlebih dahulu menjadi sinyal analog (modulasi), setelah sinyal tersebut berubah maka sinyal tersebut ditransmisikan melalui media transmisi dan setelah sinyal tersebut diterima, sinyal tersebut diubah kembali menjadi sinyal digital (demodulasi).
B. PENGERTIAN MODULASI
Modulasi adalah proses perubahan (varying) suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Dengan kata lain modulasi merupakan pengubahan parameter suatu isyarat (isyarat pembawa/ carrier signal) oleh isyarat lain (isyarat pemodulasi/ modulating signal).
Alat yang dipergunakan untuk mengubah dari sinyal digital menjadi sinyal analog dan sebaliknya disebut dengan “MODEM” (MOdulasi-DEModulasi). Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator.
Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu : amplitudo, fase dan frekuensi. Ketiga parameter tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi (berfrekuensi rendah) untuk membentuk sinyal yang termodulasi.
C. JENIS – JENIS MODULASI
Informasi yang dikirim bisa berupa data analog maupun digital sehingga terdapat dua jenis modulasi yaitu modulasi analog modulasi digital
Modulasi Analog
Dalam modulasi analog, proses modulasi merupakan respon atas informasi sinyal analog.
Teknik umum yang dipakai dalam modulasi analog :
1. Modulasi berdasarkan sudut
• Modulasi Fase (Phase Modulation - PM)
• Modulasi Frekuensi (Frequency Modulatio - FM)
2. Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation - AM)
• Double-sideband modulation with unsuppressed carrier (used on the radio AM band).
• Quadrature amplitude modulation (QAM)
• Double-sideband suppressed-carrier transmission (DSB-SC).
• Double-sideband reduced carrier transmission (DSB-RC)
• Single-sideband modulation (SSB, or SSB-AM), very similar to single-sideband suppressed carrier modulation (SSB-SC)
• Vestigial-sideband modulation (VSB, or VSB-AM)
Pada modulasi analog, jenis yang sering dipakai ada tiga macam yaitu modulasi fase, modulasi frekuensi dan modulasi amplitudo
1. Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation)
Modulasi amplitudo adalah proses memodulasi isyarat frekuensi rendah pada gelombang frekuensi tinggi dengan mengubah-ubah amplitudo gelombang frekuensi tinggi tanpa mengubah frekuensinya. Frekuensi rendah ini disebut isyarat pemodulasi dan frekuensi tinggi adalah pembawa. Modulasi ini menggunakan amplitudo sinyal analog untuk membedakan kedua keadaan sinyal digital. Jadi pada modulasi jenis ini, frekuensi dan phase dari sinyal analog adalah tetap, yang berubah adalah amplitudo sinyal analognya. Modulasi jenis ini merupakan cara modulasi yang paling mudah, tetapi mudah dipengaruhi oleh keadaan media transmisinya.
Amplitudo Sinyal Sinusoidal
Metode ini dipakai dalam transmisi radio AM untuk memungkinkan frekuensi audio dipancarkan ke jarak yang jauh, dengan cara superimposisi frekuensi audio pada pembawa frekuensi radio yang dapat dipancarkan melalui antena. Frekuensi radio adalah frekuensi yang dipakai untuk radiasi energi elektromagnetik koheren yang berguna untuk maksud-maksud komunikasi. Frekuensi radio terendah adalah sekitar 10 kHz dan jajarannya merentang hingga ratusan GHz. Pembawa yang termodulasi terdiri dari tiga frekuensi yang semuanya RF, yaitu fc Pembawa. fc + fm Frekuensi samping atas. fc − fm Frekuensi samping bawah. Jika pembawa digambarkan oleh ec = Asinωct disini dan isyarat pemodulasi oleh em = Asinωmt disini maka amplitudo pembawa termodulasi dapat dinyatakan sebagai kalau hal ini diuraikan, maka diperoleh
Read more...
Sinyal digital memiliki kelemahan dasar yaitu jarak capainya pendek, hal tersebut disebabkan karena pengaruh redaman maupun derau yang terdapat pada media transmisinya. Sinyal digital saat ini hanya dapat ditransmisikan maksimum 2 km dengan menggunakan media transmisi kabel (dengan peralatan tambahan seperti penguat sinyal / repeater).
Sinyal analog jarak capainya lebih besar dari pada sinyal digital, bahkan dengan mudah sinyal analog dapat diperkuat untuk mencapai jarak yang tidak terbatas. Kelemahan sinyal ini adalah mudah tergangu oleh derau selama perjalanannya. Saat ini sebagian besar jaringan komunikasi yang ada masih menggunakan analog, contohnya adalah jaringan telepon yang dimiliki oleh PT. Telekomunikasi Indonesia.
Agar sinyal digital dapat dikirimkan ke jarak yang jauh (bahkan tidak terbatas), maka diperlukan suatu teknik yang disebut dengan teknik modulasi sinyal. Sinyal digital tersebut diubah terlebih dahulu menjadi sinyal analog (modulasi), setelah sinyal tersebut berubah maka sinyal tersebut ditransmisikan melalui media transmisi dan setelah sinyal tersebut diterima, sinyal tersebut diubah kembali menjadi sinyal digital (demodulasi).
B. PENGERTIAN MODULASI
Modulasi adalah proses perubahan (varying) suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Dengan kata lain modulasi merupakan pengubahan parameter suatu isyarat (isyarat pembawa/ carrier signal) oleh isyarat lain (isyarat pemodulasi/ modulating signal).
Alat yang dipergunakan untuk mengubah dari sinyal digital menjadi sinyal analog dan sebaliknya disebut dengan “MODEM” (MOdulasi-DEModulasi). Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator.
Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu : amplitudo, fase dan frekuensi. Ketiga parameter tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi (berfrekuensi rendah) untuk membentuk sinyal yang termodulasi.
C. JENIS – JENIS MODULASI
Informasi yang dikirim bisa berupa data analog maupun digital sehingga terdapat dua jenis modulasi yaitu modulasi analog modulasi digital
Modulasi Analog
Dalam modulasi analog, proses modulasi merupakan respon atas informasi sinyal analog.
Teknik umum yang dipakai dalam modulasi analog :
1. Modulasi berdasarkan sudut
• Modulasi Fase (Phase Modulation - PM)
• Modulasi Frekuensi (Frequency Modulatio - FM)
2. Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation - AM)
• Double-sideband modulation with unsuppressed carrier (used on the radio AM band).
• Quadrature amplitude modulation (QAM)
• Double-sideband suppressed-carrier transmission (DSB-SC).
• Double-sideband reduced carrier transmission (DSB-RC)
• Single-sideband modulation (SSB, or SSB-AM), very similar to single-sideband suppressed carrier modulation (SSB-SC)
• Vestigial-sideband modulation (VSB, or VSB-AM)
Pada modulasi analog, jenis yang sering dipakai ada tiga macam yaitu modulasi fase, modulasi frekuensi dan modulasi amplitudo
1. Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation)
Modulasi amplitudo adalah proses memodulasi isyarat frekuensi rendah pada gelombang frekuensi tinggi dengan mengubah-ubah amplitudo gelombang frekuensi tinggi tanpa mengubah frekuensinya. Frekuensi rendah ini disebut isyarat pemodulasi dan frekuensi tinggi adalah pembawa. Modulasi ini menggunakan amplitudo sinyal analog untuk membedakan kedua keadaan sinyal digital. Jadi pada modulasi jenis ini, frekuensi dan phase dari sinyal analog adalah tetap, yang berubah adalah amplitudo sinyal analognya. Modulasi jenis ini merupakan cara modulasi yang paling mudah, tetapi mudah dipengaruhi oleh keadaan media transmisinya.
Amplitudo Sinyal Sinusoidal
Metode ini dipakai dalam transmisi radio AM untuk memungkinkan frekuensi audio dipancarkan ke jarak yang jauh, dengan cara superimposisi frekuensi audio pada pembawa frekuensi radio yang dapat dipancarkan melalui antena. Frekuensi radio adalah frekuensi yang dipakai untuk radiasi energi elektromagnetik koheren yang berguna untuk maksud-maksud komunikasi. Frekuensi radio terendah adalah sekitar 10 kHz dan jajarannya merentang hingga ratusan GHz. Pembawa yang termodulasi terdiri dari tiga frekuensi yang semuanya RF, yaitu fc Pembawa. fc + fm Frekuensi samping atas. fc − fm Frekuensi samping bawah. Jika pembawa digambarkan oleh ec = Asinωct disini dan isyarat pemodulasi oleh em = Asinωmt disini maka amplitudo pembawa termodulasi dapat dinyatakan sebagai kalau hal ini diuraikan, maka diperoleh
Langganan:
Postingan (Atom)


